Nilai-Nilai Luhur dalam Ungkapan Tradisional Suku Dayak Halong Balangan

Hestiyana Hestiyana

Abstract


This study aims to describe the noble values in the traditional expression of the Dayak Halong Balangan tribe and the relevance of these noble values to people’s lives today. This study used descriptive qualitative method. The techniques used in data collection are observation, interview, and literature study. In the technique of data analysis used descriptive qualitative analysis, namely by analyzing the noble values one by one in the traditional expression of the Dayak Halong Balangan tribe and the relevance of these noble values to people’s lives today. The next stage, make conclusions from the overall results of data analysis will use informal methods, namely by describing the results of the study in the form of words or sentence descriptions. From the analysis it was found that the noble values in the traditional expression of theDayak Halong Balangan tribe include: (1) noble values related to oneself, (2) noble values relating to others or humans in social sphere, and (3) noble values related to God. Meanwhile, the relevance of these noble values to people’s lives today, which is very relevant because it becomes a social control tool. The noble values contained there in not only play a role in regulating behavior between individuals or communities, but also their relationship with God.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai luhur dalam ungkapan tradisional suku Dayak Halong Balangan dan relevansi nilai-nilai luhur tersebut dengan kehidupan masyarakat saat ini.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka.Dalam teknik analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan menganalisis satu per satu nilai-nilai luhur dalam ungkapan tradisional suku Dayak Halong Balangan dan relevansi nilai-nilai luhur tersebut dengan kehidupan masyarakat saat ini.Tahap berikutnya, membuat simpulan dari keseluruhan hasil penelitian. Selanjutnya, dalam penyajian hasil analisis data akan menggunakan metode informal, yakni dengan mendeskripsikan hasil kajian dalam bentuk kata-kata atau uraian kalimat. Dari hasil analisis ditemukan bahwa nilai-nilai luhur dalam ungkapan tradisional suku Dayak Halong Balangan, yaitu(1) nilai-nilai luhur yang berhubungan dengan diri sendiri, (2) nilai-nilai luhur yang berhubungan dengan sesama atau manusia dalam lingkup sosial, dan (3) nilai-nilai luhur yang berhubungan dengan Tuhan. Adapun, relevansi nilai-nilai luhur tersebut dengan kehidupan masyarakat saat ini, yakni sangat relevan karena menjadi alat pengendali sosial. Nilai-nilai luhur yang terdapat di dalamnya tidak hanya berperan dalam mengatur perilaku antarindividu ataupun masyarakat, tetapi juga hubungannya dengan Tuhan.


Keywords


noble values, traditional expressions, Halong Dayak tribe

Full Text:

PDF

References


Bertens, K. (2011). Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: Grafiti Press.

Danandjaja, J. (2015). "Folklor dan Pembangunan Kalimantan Tengah: Merekonstruksi Nilai Budaya Orang Dayak Ngaju dan Ot Danum Melalui Cerita Rakyat Mereka". Dalam Pudentia (ed.), Metodologi Kajian Tradisi Lisan, hlm.79-95. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Endraswara, Suwardi. (2013). Metodologi Kritik Sastra. Yogyakarta: Ombak.

Hartatik. (2017). Jejak Budaya Dayak Meratus dalam Persfektif Etnoreligi. Yogyakarta: Ombak.

Hestiyana. (2016). "Fungsi Tradisi Lisan Banjar Surung Kupak". Telaga Bahasa: 4 (2), 207-218.

Ilyas, Husnul F. (2019). "Nilai-Nilai Luhur dalam Pappasang Masyarakat Mandar": Pusaka, 7 (2), 203-218.

https://doi.org/10.31969/pusaka.v7i2.263

Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Koyan, I W. (2000). Pendidikan Moral Pendekatan Lintas Budaya. Jakarta: Depdiknas.

Mursalim. (2017). "Ungkapan Tradisional Bahasa Banua di Kabupaten Berau Kalimantan Timur". Dalam Prosiding Seminar Internasional Riksa Bahasa XI, Penguatan Pendidikan Bahasa Indonesia pada Abad Ke-21, 374-377. Bandung: UPI.

Nabiring, E. (2013). Kamus Populer Dayak Balangan. Balangan: Dewan Adat Dayak Balangan.

Nurgiyantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2016). Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prasetya, J. T. (2004). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahayu, F. N. (2018). "Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Saparan di Dukuh Warak Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Salatiga Tahun 2017".Skripsi. Salatiga: IAIN Salatiga.

Rahmawati. (2014). Ungkapan Tradisional Muna. Kendari: Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara.

Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa Jaya.

Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: ATL.

Sjarkawi. (2009). Pembentukan Kepribadian Anak. Jakarta: Bumi Aksara.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Suroso, dkk. (2009). Kritik Sastra Teori, Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Taum, Y. Y. (2011). Studi Sastra Lisan Sejarah, Teori, Metode dan Pendekatan Disertai Contoh Penerapannya. Yogyakarta: Lamalera.

Warsito, T, dkk. (2012). Diplomasi Kebudayaan: Konsep dan Relevansi bagi Negara Berkembang Studi Kasus di Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Zaimar, K.S. (2015). "Metodologi Penelitian Sastra Lisan".Dalam Pudentia (ed.),Metodologi Kajian Tradisi Lisan, 374-409. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.26499/kelasa.v15i1.14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Kelasa Indexed By

PKP IndexCrossrefCrossrefOne SearchMorarefRoad

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


@2019 


KANTOR BAHASA PROVINSI LAMPUNG

Kompleks Gubernuran, Jalan Beringin II No. 40, Kec. Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Lampung 35221 

 

View My Stats