FALSAFAH MAMBANGKIK BATANG TARANDAM DALAM KABA SUTAN LEMBAK TUAH: TINJAUAN SOSIOLOGIS

Fitria Dewi, Dini Oktarina

Abstract


 Abstrak

Mambangkik batang tarandam adalah salah satu peribahasa yang hidup dalam masyarakat Minangkabau. Peribahasa itu bermakna membangkitkan kembali muruah atau kehormatan yang telah lama terpendam atau terabaikan karena suatu keadaan. Makna peribahasa itu terefleksi dalam Kaba Sutan Lembak Tuah (KSLT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai filosofis yang terkandung dalam peribahasa mambangkik batang tarandam dalam KLST, faktor-faktor penyebab ‘batang terendam’, dan upaya yang dilakukan untuk ‘membangkit batang yang terendam’ tersebut. Penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat untuk mengumpulkan data.  Pendekatan sosiologi sastra dengan teori refleksi dan metode analisis isi digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan nilai filosofis yang terkandung dalam peribahasa mambangkik batang tarandam adalah semangat untuk terus berbuat kebaikan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor penyebab ‘batang terendam’ adalah 1) keegoisan, 2) kekuasaan, dan 3) fitnah. Sedangkan upaya yang dilakukan untuk membangkit batang terendam adalah 1) berserah diri pada Allah, 2) menjaga sikap, 3) suka menolong, 4) jujur dan amanah, dan 5) arif bijaksana.

 

 

Abstract

Mambangkik Batang Tarandam is a proverb that lives in Minangkabau society. This proverb means to revive muruah or honor that has been hidden or neglected for a long time due to a situation. The meaning of the proverb is reflected in Kaba Sutan Lembak Tuah (KSLT). This study aims to describe the philosophical values contained in the proverb mambangkik batang tarandam in KSLT, the factors that cause "submerged stem", and the efforts made to "raise the submerged stem". This research uses observation methods and note taking techniques to collect data. The sociology of literature approach with the theory of reflection and content analysis methods were used to analyze the data. Based on the research, it was found that the philosophical value contained in the proverb Mambangkik Batang Tarandam is the spirit to keep doing good things. The results also showed that the factors causing the 'submerged trunk' were 1) selfishness, 2) power, and 3) slander. While the efforts made to raise the submerged stems are 1) surrender to Allah, 2) maintain attitude, 3) like to help, 4) honest and trustworthy, and 5) wise wisdom.



Keywords


kaba, peribahasa, sosiologi sastra

References


Arikunto S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cetakan ke-11. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bogdan, Robert dan Steven Taylor. 1992. Pengantar Metode Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional. Basari.

Damono, Sapardi Djoko. 1978. Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Djamaris, Edwar. 2004. Kaba Minangkabau. Jakarta: Pusat Bahasa.

Endah, Syamsuddin St. Radjo.1964.Kaba Sutan Lembak Tuah.Bukittinggi:Kristal Media.

http://sosiologis.com/sosiologi-sastra diunduh tanggal 13 Agustus 2019.

http://proceedings.upi.edu/index.php/riksabahasa/article/view/974

Ibrahim, Abdul Syukur.2009. Metode Analisis Teks dan Wacana.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pradopo, Rachmat Djoko.1995. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerepannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Putiah, Julius DT Malako Nan. Mambangkik Batang Tarandam dalam Upaya Mewariskan dan Melestarikan Adat Minangkabau Menghadapi Modernisasi Kehidupan Bangsa. 2007. Bandung. Citra Umbara.

Sudaryanto.2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Welsi Damayanti. 2020. Nilai Budaya dalam Peribahasa Minangkabau Berdasarkan Makna Merantau: Kajian Etnolinguistik. Seminar Internasional Riksa Bahasa. Retrieved from

Zubaidah. 2014. Telaah Nilai-nilai Pepatah Minangkabau dan Kontribusinya dalam Konseling. Tesis, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pascasarjana Universitas Negeri Malang.




DOI: https://doi.org/10.26499/kelasa.v16i1.136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Kelasa Indexed By

PKP IndexCrossrefCrossrefOne SearchMorarefRoad

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


@2019 


KANTOR BAHASA PROVINSI LAMPUNG

Kompleks Gubernuran, Jalan Beringin II No. 40, Kec. Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Lampung 35221 

 

View My Stats