REPRESENTASI BUDAYA BAGI MASYARAKAT BANJAR DALAM CERITA RAKYAT KISAH PATIH EMPAT

Laila Laila

Abstract


Cerita rakyat merupakan cerminan budaya masyarakat pendukungnya. Nilai budaya yang ada di dalam cerita rakyat dapat menjadi pedoman dalam berinteraksi antar individu, dengan alam, maupun Sang Pencipta. Penelitian ini mendeskripsikan tentang representasi budaya bagi masyarakat Banjar serta pola hubungan nilai budaya dalam cerita rakyat “Kisah Patih Empat”dengan pendekatan antropologi sastra. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa representasi budaya bagi masyarakat Banjar dalam cerita rakyat “Kisah Patih Empat” merupakan gambaran sikap yang mengutamakan persatuan dan perdamaian, bersikap pantang menyerah, gambaran ideal pemimpin, gambaran religi masyarakat, latar tradisi, latar alam, dan latar akulturasi budaya. Latar akulturasi budaya berkaitan dengan pelestarian keris sebagai hasil budaya masyarakat Banjar. Adapun nilai budaya dalam tiap-tiap pola adalah (1) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan, yakni nilai religius; (2) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam; (3) nilai budaya dalam hubungan manusia dan masyarakat, yaitu nilai kepedulian sosial dan nilai pelestarian budaya; (4) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan orang lain atau sesama, yaitu nilai kasih sayang; (5) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, yaitu nilai tanggung jawab.


References


Asmuni, F. (2012). Sastra Lisan Banjar Hulu: Untuk Pelajar dan Umum. In Penakita (1st ed.). Penakita. https://www.goodreads.com/book/show/18524982-sastra-lisan-banjar-hulu

Azidin, Y. (1981). Kisah Patih Empat. In B. Suwondo (Ed.), Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (p. 156). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Azidin, Y., Ismail, A., Umar, R., & Maswan, S. (1981). Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (B. Suwondo (ed.)). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Danandjaya, J. (1991). Folklor Indonesia. Pustaka Grafiti. http://staffnew.uny.ac.id/upload/131782844/pendidikan/folklor-indonesia.pdf

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Penerbit Ombak. www.penerbitombak.com

Humaidi, A. (2016). Nilai Budaya dalam Lagu Banjar : Pernikahan, Mata Pencaharian, dan Permainan Tradisional. Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 100–109. https://doi.org/https://doi.org/10.33654/sti.v1i1.345

Ideham, M. S. dkk. (2015). Urang Banjar dan Kebudayaannya. Penerbit Ombak. https://books.google.co.id/books/about/Urang_Banjar_dan_kebudayaannya.html?id=F6yPjwEACAAJ&redir_esc=y

Koentjaraningrat. (1994). Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. PT. Gramedia.

N.H., E. (2017). Hikayat Banjar - Datu Patih Ampat. http://ekaenha.blogspot.com/2017/05/hikayat-banjar-datu-patih-ampat.html

Obeng, D. (1995). Sasindiran dan Sasyairan Suku Banjar Pahuluan. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Ratna, N. K. (2011). Antropologi Sastra Peranan Unsur-unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif (1st ed.). Pustaka Pelajar. https://www.researchgate.net/publication/318880186_ANTROPOLOGI_SASTRA_PERKENALAN_AWAL_Anthropology_Literature_an_Early_Introduction

Said, R. (2016). Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Keris Jawa ( Kajian Tentang Nilai Pendidikan Karakter pada Pamor , Luk , dan Dhapur Keris Jawa Berdasarkan Makna Simbolik ). Jurnal Pendidikan Kriya Universitas Negeri Yogyakarta, November, 137–151. https://eprints.uny.ac.id/43741/

Sarman, S. (2018). Putri Lelawah: Analisis Nilai Pendidikan Budaya Karakter Cerita Rakyat Lampung. Kelasa, 13(No.1), 73--86. http://kelasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/kelasa/article/view/63/38

Sholechaini, A. C. (2014). Nilai-Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Kebokicak Karang Kejambon di Kabupaten Jombang. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/19709

Sulistyorini, D., & Andalas, E. F. (2017). Sastra Lisan: Kajian Teori dan Penerapannya dalam Penelitian. Madani. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1120117#

Sunarti, Purlansyah, Seman, S., Maswan, S., & Saperi, M. (1978). Sastra Lisan Banjar. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Zainuddin, M. (2010). Nilai Budaya dalam Sarawin Cerita Rakyat Banjar :: Analisis Sosiologi Sastra. http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=45364




DOI: https://doi.org/10.26499/kelasa.v15i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Kelasa Indexed By

PKP IndexCrossrefCrossrefOne SearchMorarefRoad

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


@2019 


KANTOR BAHASA PROVINSI LAMPUNG

Kompleks Gubernuran, Jalan Beringin II No. 40, Kec. Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Lampung 35221 

 

View My Stats